Skip to main content

20 Jun 2020

Kenapa Harus Ilmu Qiraat? Testi & Kesan

KENAPA HARUS ILMU QIRAAT? TESTIMONI & KESANKU

Dulu pernah saya tulis, "Kenapa harus ilmu qiraat?". 
Yang minat baca bisa cekidot kesini: Lihat

Namun setelah melakukan proses mempelajari ilmu ini bitaufiqillah SWT selama beberapa waktu lamanya, saya hendak menulis kesan dan testimoni sekaligus mencurahkan isi hati terkait ilmu yang mulia ini.
Ilmu Qiraat


1. Motivasi untuk melancarkan Al Quran semakin kuat. "Masak hafal (dalam proses melancarkan juga sih) As Syatibiyyah & Ad Durrah, qurannya gak lancar". Ini nampar banget sehingga mau gak mau harus tambah lancar qurannya.

2. Azzam semakin kuat untuk mengikat ilmu ini dengan cara murojaah bergantian riwayat sekali khatam. Maka para qurro' dan muqri' itu walinya ya karena mereka adalah manusia ayat qur'an. Tubuhnya berbalut ayat Al Quran. Masyallah semoga bisa mengikuti jalan mereka.

Sangat bodoh sekali jika sekian lama belajar qiraat, menghafal, mengulang, capek, biaya, tenaga, derita, pengorbanan dikerahkan demi belajar ilmu ini secara totalitas, lakok setelah selesai dan dapat dibiarkan begitu saja. ini sangat disayangkan sekali, apalagi yang beredar hanya "kertasnya" saja.  

3. Bisa murojaah diluar kepala dengan berbagai riwayat tanpa ketergantungan buku plus istihdhar dalil syatibiyyah & ad durrah itu sensasinya luar biasa. Asik, puas, senang, bikin betah, seru, happy, bikin betah sehingga gak ada habisnya. Suwweneng banget. 

Semoga Allah SWT beri karunia al faqir mimpi-mimpi ini. Entah kapan, proses gak selesai-selesai.

YANG PALING PENTING BERIKUT INI


4. Ilmu ini ilmu yang hidup aktif 

Mau ada murid atau tidak, ilmu ini tetap hidup dalam diri kita secara komprehenship dan detail jika telah ada dalam hati. Terulang terus menerus materinya dengan perinciannya, muter saja khatam 30 juz balik lagi, karena pokok permasalahan qiraat kan bacaan quran. Insyallah ilmu ini manfaatnya aktif mengalir di darah qari'nya.

5. Ilmu ini adalah ilmu yang fix pasti, tidak ada permasalahan baru. Beda dengan fiqih, tafsir, bahasa, nahwu, ilmu kalam dll dimana sifatnya berkembang berdasarkan kasus dan perkembangan..

Ilmu qiraat ini adalah kejelian dan ketelitian dalam mengingat karena materinya sangat padat. Materinya tidak tambah tidak kurang, semua sudah terdokumnetasikan dengan rapi di kitab-kitab para ulama. 

Indahnya ketika kenjelimetan itu dapat tersimpan rapi dalam hati kita lalu tertata rapi indah melalui bacaan yang dapat didengar sendiri. Ini masyallah indahnya....

Semoga Allah SWT ajarkan ilmu indah ini kepada kita. 
Perjuangan talaqqi yang bertahun-tahun itu akan tidak ada apa-apanya dibanding dengan hasil yang diperoleh. Percaya deh....

الّلَهُمَ ارْحَمْنَا بِالْقُرْآن، واجْعَلْهُ لَنَا إمَامَاً وَنُوْرَاً، وَهُدَىً ورحمةً.. الّلَهُمَ ذَكِّرْنَا مِنْهُ مَا نَسِيْنَا، وَعَلِّمْنَا مِنْهُ مَا جَهِلْنَا، وَارْزُقْنَا تِلَاوَتَهُ آنَاءَ


اللَّيْلِ وَأطْرَافَ الْنَهَار، واجْعَلهُ لَنَا حُجَّةٌ يَا ربَّ الْعَالَمِيْن.
Beri Komentar